Skandal Dana BOS! Dugaan Bisnis Terselubung di Sekolah Takalar, Orang Dekat Bupati Terlibat?
Takalar ,Detikterkininews.my.id – Dunia pendidikan di Takalar kembali tercoreng dengan dugaan intervensi terhadap penggunaan Dana Operasional Sekolah (BOS). Muncul kabar bahwa sekolah-sekolah dari tingkat TK-Paud, SD, hingga SMP se-Kabupaten Takalar diwajibkan membeli foto Bupati dan Wakil Bupati Takalar serta paket buku.
Dugaan keterlibatan dua orang dekat Bupati Takalar, berinisial R dan D, semakin menguat. “Inisial R dan D adalah orang dekat Bupati Takalar,” ungkap sumber terpercaya kepada tim investigasi Kombes Tujua (K7).
Pengadaan ini juga mencakup papan informasi seharga Rp250 ribu dan paket buku Rp120 ribu. Meski diberikan potongan hingga 15%, sekolah tetap merasa keberatan, karena dana BOS yang seharusnya digunakan untuk kepentingan pendidikan justru diduga dimanfaatkan untuk kepentingan lain.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Takalar, Darwis, mengaku tidak ikut campur dalam pengadaan tersebut. “Semua penyedia ke saya minta izin untuk menawarkan, jadi saya bilang silakan ke sekolah karena mereka yang lebih tahu,” ujar Darwis. Pernyataan ini justru memunculkan tanda tanya besar, apakah sekolah benar-benar diberikan kebebasan, atau ada tekanan terselubung dalam proyek ini?
Hingga kini, polemik ini terus bergulir tanpa adanya kejelasan. Publik pun menanti langkah tegas dari pihak berwenang untuk mengusut dugaan penyalahgunaan dana BOS di lingkungan pendidikan Takalar.
(K7)